TAK BERHENTI MEMBUAT GEBRAKAN

Berita

Agus Supriyono selalu membuat kejutan. Sejak dilantik menjadi Kepala Desa Klampok Desember 2019 lalu, kiprah Kades yang satu ini tidak diragukan lagi dalam memimpin Desa Klampok. Semua sektor tidak luput untuk dibenahi dan dikembangkan, solusi permasalahan diutamakan. Utamnya untuk kepentingan dan kesejahteraan warganya.

Sebelum dilantik tepatnya sebulan pasca pemilihan Kepala Desa, Agus Supriyono membuat gebrakan dengan membersihkan tumpukan sampah liar di pintu masuk Desa Klampok, sesuatu yang selama ini menjadi momok dan perbincangan warga di media sosial. Berbagai usaha dilakukan belum berhasil. Bersama aktifis lingkungan dari RW 02, warga masyarakat Dusun 2 dan pecinta lingkungan SMA 1 Purwareja Klampok bergerak membersihkan dan memagari kawasan itu dengan bambu. Agus Supriyono tidak segan merogoh kantongnya untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Periode awal dilantik menjadi Kepala Desa Klampok menjadi ujian berat ketika tahun 2020 wabah Covid menyerang. Sebagai Kepala Desa ia harus bisa mengawal dan mengondisikan warganya dari pandemi. Salah satu imbasnya adalah anggaran desa yang harusnya untuk pembangunan desa sesuai regulasi di alokasikan untuk penanganan covid. Tak kurang cara, dengan jaringan yang dimiliki, Kepala Desa Klampok ini berhasil menarik dana dari Kementerian PUPR melalui program KOTAKU. Lagi-lagi persampahan menjadi fokus mengingat ini masalah yang harus dicari solusi secara tepat dan cepat. Dibangunlah TPS3R disamping infrastruktur jalan lingkungan dan penyediaan sarana air bersih.

Dalam hal hunian warga masih ditemukan banyak rumah yang tidak layak. Lagi-lagi Kapala Desa ini memutar otak dan mencarikan solusi. Tahun 2020 berhasil memperbaiki 71 rumah warga dari Anggaran Pemrintah Pusat. Berturut turut tahun 2022 memperbaiki 20 rumah warga dan tahun 2023 10 rumah warga bisa diperbaiki sesuai standar kelayakan hunian rumah.

Pertanian masih menjadi sumber ekonomi sebagian warga Desa Klampok. Oleh karenanya tidak luput untuk jadi fokus perhatian. Dengan berbagai usaha sudah enam titik saluran irigasi yang diperbaiki. Menyadari Desa Klampok termasuk daerah padat penduduk yang membutuhkan sarana pembuangan limbah, Agus Supriyono membangun Sarana Pengolahan Air Limbah Domestik Terpadu untuk mengatasi kawasan padat yang kesulitan membuag limbah.

Sedikit demi sedikit permasalahan infrastruktur mulai teratasi. Tidak mungkin semua bisa diselesaikan dalam waktu sebentar karena membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Masih banyak pekerjaan rumah terutama infrastruktur jalan yang belum digarap. Oleh karenannya sebagai nakhoda di Pemerintahan Desa Klampok, Agus Supriyono ditahun mendatang fokus untuk perbaikan jalan, baik jalan desa maupun jalan lingkungan.  

Infrastruktur yang baik tanpa di imbangi rasa memiliki dan kebersamaan akan menjadi sia-sia. Hal ini sangat disadari oleh Agus Supriyono. Oleh karenanya di tahun 2023 ini mulai fokus pada pembangunan sumber daya manusia. Salah satu gebrakannya adalah membuat acara yang melibatkan banyak warga dengan berbagi kreatifitasnya. Dibuatlah Gebyar HUT RI Ke-78 Desa Klampok, sebuah event dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang dikemas dalam acara kolosal. Hampir 3000 orang mengikuti acara ini baik sebagai peserta maupun penonton. Dengan tag line Guyub Gumregah Ambangun Tlatah, Agus Supriyono Kepala Desa Klampok berhasil menggugah kembali semangat kebersamaan warga Klampok dalam acara karnaval, pentas kuda lumping dan wayang kulit yang dilaksanakan dalam satu hari dan satu lokasi.  

Minggu, 27/08/2023 menjadi hari yang bersejarah setelah bertahun-tahun event tingkat desa tidak terlaksana. Antusiasme warga, Kreatifitas tanpa batas, pengorbanan yang tidak ternilai dan partisipasi semua pihak terlihat dalam even ini. Tidak sedikit pihak yang mengapresaiasi bahkan menilai selayaknya acara level kabupaten. Dan yang lebih membanggakan di wilayah kecamatan Purwareja Klampok hanya Desa Klampok yang menyelenggarakan acara tingkat desa. Ini akan menjadi barometer bagi desa lain dan tidak tertutup kemungkinan akan diikuti desa-desa lain dengan mengadakan acara serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan