AKSELERASI INFRASTRUKTUR DESA KLAMPOK

Berita

Infrastruktur menjadi fokus Kepala Desa Klampok Agus Supriyono sejak menjabat tahun 2019 lalu. Hal ini bukan tanpa alasan mengingat kondisi infrastruktur yang tidak memadai untuk ukuran Desa Klampok sebagai ibukota kecamatan Purwareja Klampok, selain secara geografis menjadi pintu masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara.
Berbagai sarana infrastruktur sudah dikerjakan dari sarana jalan, perumahan, pertanian, persampahan, sarana air bersih, pengolahan limbah dan fasilitas publik lainnya dengan memanfaatkan pendanaan yang ada. Selain bersumber dari Anggaran Dana Desa, pendanaan bersumber dari Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi, Bantuan Kementerian PUPR dan Kementerian Pertanian.
Dalam hal infrastruktur jalan desa, selain menggunakan anggaran Dana Desa, Pemerintah Desa Klampok mendapat bantuan dari Kementerian PUPR melalui program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) dan PISEW (Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah) Tahun Anggaran 2020 selain juga mendapat Bantuan Provinsi Jawa Tengah.
Dalam hal perbaikan rumah tidak layak huni, Pemerintah Desa mendapat bantuan dana dari Kementerian PUPR melalui program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) yang telah menyelesaikan 101 unit rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni sejak tahun 2020. Selain dari Kementerian PUPR, Pemerintah Desa Klampok juga menyelesaikan perbaikan 21 rumah tidak layak huni menggunakan dana Bantuan Peerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020. Terbaru di tahun 2023 Pemerintah Desa Klampok kembali mendapat Bantuan Keuangan Pemerintah Desa Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 19 unit.
Sektor pertanian juga tidak luput menjadi perhatian Pemerintah Desa Klampok. Selain dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, tidak dipungkiri sebagian warga Desa Klampok berstatus petani. Menyadari anggaran Dana Desa tidak cukup untuk membiayai kebutuhan sarana an prasarana pertanian khsusunya irigasi, Pemerintah Desa Klampok mendapat bantuan pendanan dari Kementerian PUPR melalui Program P2TGAI (Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi) sejak tahun 2020 – 2023 dan mampu membangun irigasi tersier menjadi irigasi tersier permanen dengan konstruksi beton cor sepanjang kurang lebih 2.400 meter. Selain bantuan dari Kemeterian PUPR, Pemerintah Desa Klampok juga mendapat bantuan dari Kemeterian Pertanian melalui Program PSP (Prasarana dan Sarana Pertanian) tahun anggaran 2020, 2021 dan 2022 dan menyelesaikan kurang lebih 400 meter irigasi tersier menjadi irigasi permanen dengan konstruksi cor beton.
Kepadatan penduduk Desa Klampok berimbas pada produksi sampah rumah tangga yang tinggi sementara tidak ada penanganan persampahan yang baik. Menyadari permasalahan ini, Pemerintah Desa Klampok berusaha mengatasinya dengan membuat TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Recycle dan Reduce) dengan anggaran dari Kementerian PUPR melalui Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) Tahun Anggaran 2020.
Sarana air besih juga tidak luput menjadi perhatian Pemerintah Desa Klampok dengan membangun Instalasi Air bersih untuk warga RW 10 bantuan Kemeterian PUPR melalui Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) Tahun 2020. Sementara untuk sarana air bersih di RW 09 bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai hadiah atas Prestasi Pemerintah Desa Klampok menyabet gelar Juara 2 hari Habitat Nasional Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Wilayah dengan kepadatan tinggi berakibat kurangnya lahan untuk pembuangan limbah rumah tangga. Dan jika dibiarkan dalam waktu lama akan terjadi penurunan kualitas air bersih dilingkungan tersebut. Ini menjadi dasar pemikiran Kepala Desa Klampok dengan membangun sarana pengolahan air limbah bantuan dari Kementerian PUPR melalui program SANIMAS SPALD-T (Sanitasi Masyarakat Sarana Pengolahan Air Limbah Domestik terpadu) Tahun Anggaran 2022 yang bisa mengatasi limbah rumah tangga untuk 60 rumah warga. Sedangkan dalam hal kebutuhan fasilitas publik, Pemerintah Desa Klampok membangun Kolam renang dan Joging area yang masih dalam tahap pembangunan menggunakan anggaran Dana Desa.
Kepala Desa Klampok menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan warga kepada program-program Pemerintah Desa. Karena tanpa dukungan masyarakat, semua menjadi sia-sia termasuk dalam pemanfaatan dan perawatannya. Dukungan dan kerja sama yang terbangun baik dari masyarakat ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Desa Klampok untuk terus memperbaiki dan membangun infrastruktur yang dibutuhkan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan